/* body expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

14 June 2013

Kisi-kisi UKK TIK kelas 7 [BKS Muhammadiyah DIY]



No
Indikator
Tipe soal
1
Mengidentifikasi Perangkat Keras Komputer
PG=1; Essai=1
2
Mengidentifikasi Perangkat Keras yang berfungsi sebagai komponen input
PG=2; Essai=1
3
Mengidentifikasi Perangkat Keras yang berfungsi sebagai komponen proses
PG=3; Essai=1
4
Mengidentifikasi Perangkat Keras yang berfungsi sebagai komponen output
PG=3
5
Mengidentifikasi berbagai Perangkat lunak sistem operasi
Essai=2
6
Mengidentifikasi berbagai Perangkat lunak program aplikasi berbasis pengolah kata
PG=3
7
Mengidentifikasi berbagai Perangkat lunak program aplikasi berbasis pengolah angka
PG=2
8
Mengidentifikasi berbagai Perangkat lunak program aplikasi berbasis pengolah grafis
PG=1
9
Menjelaskan berbagai kegunaan perangkat lunak program aplikasi berbasis pengolah kata (MS Word)
PG=3
10
Menjelaskan berbagai kegunaan perangkat lunak program aplikasi internet
PG=3
11
Menjelaskan berbagai kegunaan perangkat lunak program aplikasi presentasi/multimedia
PG=1
12
Mempraktikan cara menampilkan shortcut program aplikasi pada desktop
PG=2
13
Mempraktikan cara menampilkan shortcut menu pada taskbar
PG=1
14
Mendemonstrasikan cara mengaktifkan satu program aplikasi melalui shortcut pada desktop
PG=2
15
Mendemonstrasikan cara mengaktifkan satu program aplikasi melalui menu program
PG=1
16
Mendemonstrasikan cara mengaktifkan satu program aplikasi melalui taskbar
PG=1
17
Mendemonstrasikan cara menyimpan file yang dibuat dengan satu program aplikasi
PG=1
18
Mendemonstrasikan cara membuka file yang dibuat dengan satu program aplikasi
PG=1
19
Mendemonstrasikan cara menedit file yang dibuat dengan satu program aplikasi
PG=2

link download: https://docs.google.com/file/d/0B-4WzEABr2mnc0d0ZXpwQ2RjbWs/edit?usp=sharing

10 May 2013

KISI-KISI UKK (Ulangan Kenaikan Kelas) TIK Kelas 8 "2013"


No
Indikator
Jumlah Soal
Ket
1
Siswa dapat menjelaskan beberapa OS, versi MS Excel, tampilan Excel
6
PG (6)
2
Siswa dapat menjelaskanfungsi menu dan ikon pada office button, quick acces toolbar, ribbon
12
PG (11)
Essai (1)
3
Siswa dapat menggunakan menu dan ikon pada office button, quick access toolbar, ribbon untuk mengolah workbook, worksheet dan sheet
10
PG (8)
Essai (2)
4
Siswa dapat menghitung menggunakan fungsi untuk memecahkan permasalahan dan mencetak dokumen
12
PG (10)
Essai (2)

02 May 2013

Single Bulan Mei

Ungu – Bila Tiba (Ost. Sang Kiai)



lirik "BILA TIBA "

Saat tiba nafas diujung hela
Mata tinggi tak sanggup bicara
Mulut terkunci tanpa suara

Bila tiba saat berganti dunia
Alam yang sangat jauh berbeda
Siapkah kita menjawab semua ...
Pertanyaan

Bila nafas akhir berhenti sudah
Jantung hati pun tak berdaya
Hanya menangis tanpa suara

Mati...tak bisa untuk kau hindari
Tak mungkin bisa engkau lari
Ajalmu pasti menghampiri

Oooo.. mati...tinggal menunggu saat nanti
Kemana kita bisa lari
Kita pasti kan mengalami..
Mati....

interlude


Oooo..Mati...tak bisa untuk kau hindari
Tak mungkin bisa engkau lari
Ajalmu pasti menghampiri

Oooo.. mati...tinggal menunggu saat nanti
Kemana kita bisa lari
Kita pasti kan mengalami..
Mati....


Composed by SIGIT PURNOMO SAID
Published by TRINITY OPTIMA PUBLISHING
© TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2013

25 March 2013

Contoh LJUN 2013

CONTOH LJUN SMP

CONTOH LJUN SMA

LJUN (Lembar Jawaban Ujian Nasional) 2013 kini mengalami desain yang sangat berbeda dengan UN tahun-tahun sebelumnya dalam hal pengisian kode paket soal UN.

Untuk UN 2013, LJUN dilengkapi dengan barcode biasa atau bahkan barcode QR Code (Quick Response Code) yang berisi kotak dengan motif hitam putih seperti bisa dilihat pada gambar LJUN di atas. Barcode atau QR Code yang terdapat di LJUN akan sama persis dengan yang tertera pada paket soal yang diterima oleh peserta UN, mengingat LJUN dan soal pada UN 2013 ini menjadi satu.
Jika pada tahun lalu, pengisian kode paket soal secara manual yaitu memberikan arsiran pada kolom kode paket soal di LJK, maka tahun ini kode soal sudah tertera pada LJUN berupa barcode atau QR Code, sama persis seperti yang tertera pada soal. Kemungkinan besar kode soal akan berupa QR Code yang lebih aman.


Upaya Kemdikbud dalam menekan kecurangan ini adalah dengan menggunakan LJUN dan soal dengan membubuhkan kode soal berupa barcode maupun QR Code. Sehingga Kemdikbud berharap dengan adanya kode paket soal yang unik ini akan menekan tingkat kecurangan UN.

Jadi, diharapkan peserta UN hanya fokus mengerjakan soalnya sendiri, tanpa harus memikirkan kode paket soal lagi. Karena dengan adanya 20 paket soal berbeda di setiap ruang ujian, maka tiap siswa akan mendapatkan satu soal masing-masing yang berbeda satu dengan yang lainnya.


Kesimpulan:
* Lembar Jawab Ujian Nasional (LJUN) menyatu dengan soal
* Barcode pada LJUN sama dengan yang tercetak pada Soal yang merupakan "KODE SOAL"
* LJUN hanya dapat digunakan untuk mengerjakan soal yang menyatu dengan LJUN
* Bila mendapatkan LJUN terlepas dari soal silahkan meminta pengganti pada pengawas.

22 March 2013

Info UN 2013, Bobot Soal Sulit Ditambah 10 Persen!

oleh. Kemdikbud.go.id - Jakarta, Tgl. 13-03-2013
Jakarta -- Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Ujian Nasional (UN) tahun ini mengalami sejumlah perubahan. Mulai dari bertambahnya variasi soal yang sebelumnya hanya berjumlah lima, kini menjadi 20 variasi soal, hingga digunakannya sistem barcode pada naskah soal dan lembar jawaban UN (LJUN). Tidak hanya itu, komposisi bobot soal juga berubah. Bila tahun lalu bobot soal mudah sebanyak 10 persen, sedang 80 persen, dan sulit 10 persen, tahun ini bobot soal sulit ditambah lagi 10 persen. Dengan penambahan jumlah soal yang sulit itu, maka komposisi bobot soal pada UN 2013 ini menjadi 10 persen soal mudah, 70 persen sedang, dan 20 persen sulit.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Khairil Anwar Notodiputro mengatakan banyak pihak mengkritik bahwa soal UN dinilai terlalu mudah. Hal tersebut dilihat dari hasil TIMMS (Trends in International Mathematics and Science Study) dan PISA (Programme for International Student Assessment) yang menyebut masih ada beberapa materi yang tidak diujikan dalam UN. "Persentase kelulusan UN di Indonesia juga dinilai begitu tinggi," kata Khairil di Jakarta, beberapa hari yang lalu.

“Tingkat kelulusan SMA mencapai 95,5 persen. Berarti yang tidak lulus hanya 0,5 persen. Bukan berarti kami ingin banyak yang tidak lulus, tetapi kami juga ingin meningkatkan grade peserta didik kita. Jangan sampai karena khawatir banyak yang tidak lulus, lalu kita tidak tingkatkan mutu UN kita,” tambah Khairil.

Meski terdapat penambahan soal yang sulit, namun dirinya berharap nilai UN tahun ini tetap lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Jika demikian, maka itu artinya sebenarnya peserta didik mampu menjawab soal, meski jumlah bobot soal sulit ditambah. “Kalau seperti itu tidak menutup kemungkinan jika tahun depan kami naikkan lagi persentase soal yang sulit. Kita harus berani. Jika tidak, kapan kita maju?” tandas Khairil.

Walau menginginkan peningkatan kualitas peserta didik melalui UN dengan menambah soal yang sulit, namun pihaknya tidak serta merta langsung menaikkan jumlah soal yang sulit secara drastis. Khairil mengaku akan melihat hasil pada UN tahun ini dan jika peserta didik dapat melewatinya dengan baik, pihaknya berencana akan meningkatkan terus bobot soal sulit ini. “Kami tidak berani mengubahnya tiba-tiba dengan perbandingan 50 persen soal sulit dan 50 persen soal sedang dan mudah. Kami lakukan perlahan sambil mengukur dan menjajaki seberapa besar kemampuan anak-anak,” imbuhnya. (RA)

18 March 2013

Cara Baru Mengerjakan Soal UN 2013



Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) dengan sejumlah kebijakan baru yang tertuang dalam Prosedur Operasi Standar (POS) UN 2013, menuntut siswa cermat dalam mengerjakan ujian nasional yang digelar secara tertulis. Selain diberlakukannya 20 paket soal ujian, Ujian Nasional 2013 juga menggunakan sistem barcode yang menuntur peserta perlu mengikuti tahapan kerja sebelum mulai mengerjakan soal. Cara yang termuat dalam tahapan kerja tersebut tergolorong baru dalam mengerjakan Soal UN. 

Peserta yang tidak memastikan bahwa ia menjawab pada lembar jawaban ujian nasional(LJUN) secara benar, akan mendapat nilai yang jelek, karena saat dipindai, komputer akan keliru membaca. Tahapan kerja ini sudah dicantumkan oleh pihak Kembikbud dalam Prosedur Operasi Standar (POS), demikian seperti ditegaskan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro di Jakarta, Rabu (27/2). 

Berikut kami sampaikan tahapan kerja yang harus dilakukan siswa sebelum mulai mengerjakan soal:

Pertama, peserta harus memastikan bahwa antara naskah soal dan LJUN masih bersatu. Kalau sudah dalam keadaan terpisah, peserta wajib melaporkannya kepada pengawas dan meminta ganti. “Jangan sampai peserta ambil risiko, tetap mengambil naskah soal dan LJUN yang sudah terpisah itu. Harus diganti dengan yang masih dalam kondisi bersatu,” tegas Khairil.

Kedua, pastikan pula bahwa naskah soal dan LJUN tidak dalam kondisi rusak. Peserta perlu memperhatikan satu per satu lembar pada naskah soal dan memastikan bahwa tidak ada satupun soal yang rusak atau tidak terbaca. Mengapa tahapan ini penting? Khairil menjelaskan, karena jika ia menemukan soal yang rusak di tengah-tengah proses pengerjaan soal, peserta harus meminta naskah soal dan LJUN yang baru. Itu artinya, peserta harus menjawab dari nomor satu lagi.

“Padahal mungkin dia sudah mengerjakan hingga nomor 20 dan menemukan soal yang rusak pada nomor 21. Jadi, kami minta kepada mereka pastikan betul bahwa naskah soal dan LJUN dalam keadaan baik. Dia tidak boleh mulai mengerjakan soal, sebelum melakukan urutan kerja ini,” tambahnya.

Ketiga, begitu peserta telah memastikan bahwa naskah soal dan LJUN dalam keadaan masih bersatu dan tidak rusak, ia wajib menuliskan identitas di naskah soal dan LJUN. Setelah diisi, peserta diperbolehkan melepaskan LJUN dari naskah soal. Langkah ini penting untuk mengantisipasi tertukarnya naskah soal dengan LJUN. “Bisa jadi saat anak sedang mengerjakan, ada angin besar dan menerbangkan naskah soal serta LJUN sehingga tertukar satu dengan yang lain. Tetapi kalau sudah ada nama di naskah soal dan LJUN pasti tidak akan tertukar,” ungkap Khairil.

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh peserta, termasuk pengawas dan kepala dinas setempat mengikuti tahapan kerja ini dan menyosialisasikan dengan baik, sehingga tidak ada peserta yang dirugikan. “Sosialisasi mengenai hal ini sudah kami lakukan dan kami minta agar POS dibaca dengan baik,” imbuhnya.

sumber: milis [maju,cerdas&kopetitif]

13 March 2013

Serba Serbi TPM Tahap 2 SMP Kota

HASIL TPM Kota Tahap 2 SMP Muh 1 Kota Yogyakarta



https://docs.google.com/open?id=0B-4WzEABr2mnUnhsNS1DV2I1Njg
note: data valid saat di posting jam 20:00 tanggal 13 Maret 2013

Catatan Untuk Peserta Tes Pendalaman Materi UNAS/Latihan Ujian Nasional !!!

Pengoreksian Lembar jawab komputer pada pelaksanaan Tes Pendalaman Materi UNAS/Latihan Ujian Nasional di beberapa wilayah masih dijumpai pengisian Lembar jawab komputer yang perlu dibenahi.

Menjawab soal yang kemudian dipindah/disalin ke lembar jawab komputer itu juga penting, namun jauh lebih penting adalah biodata yang ada di lembar jawab komputer juga harus lengkap. Kelengkapan dari pengisian Lembar jawab komputer sebelum menyalin jawaban adalah :

1) Nama peserta (nama ini harus sesuai dengan nama yang ada dalam kartu peserta/absensi siswa)
2) Nomor peserta (nomor dengan model xx-xxx-xxx-x, nomor ini pun harus penuh terisi, minimal terisi pada xx-xxx-xxx satu digit terakhir pada saat even latihan boleh kosong, tapi dalam event ujian nasional yang sebenarnya tidak boleh kosong)
3) Tanggal ujian (ini pun harus terisi, ini untuk mendeteksi apakah ujiannya bersamaan dengan teman-teman yang lain atau saat susulan)
4) Bidang Studi (ini harus terisi, karena berfungsi untuk mengambil kunci jawaban yang ada di dalam susyem komputer, jika sampai keliru maka sama saja jawaban akan dikoreksi dengan kunci jawaban bidang studi yang lain)
5) Paket Soal (jika ada, ini fungsinya sama dengan bidang studi, yakni untuk mengambil  kunci dalam system komputer, jika paket sampai salah, sama saja jawaban di koreksi dengan paket yang lain)
Setelah biodata tersebut terisi dengan lengkap, baru mengisi/menyalin jawaban ke dalam lembar jawab komputer.

Semoga berguna bagi para peserta tes.


sumber : media scanter

link download:
http://www.4shared.com/office/IoqbYdzj/HASIL_TES_LAT_UN_SMP_KOTA_YOGY.html
atau:
https://sites.google.com/site/20133new/HASILTES%20LAT%20UN%20SMP%20KOTA%20YOGYAKARTA%20-%20THP2.xls?attredirects=0&d=1
password: smpkota

New Single 2012

Ungu -[Alb. Timeless]-1. Apa Sih Maumu Ungu -[Alb. Timeless]-2. Kau Anggap Apa Ungu - [Alb. Timeless]-3.Sayang Ungu -[Alb. Timeless]-14. Puing Kenangan TRIAD - Neng Neng Nong Neng 7 Icons - My Friend Super Senior (OVJ crew) - Potong Bebek Angsa TRIAD - Ku Ingin Lama Pacaran Disini (Live) Merpati Band - Setia Selamanya Denganku Merpati Band - Aku Rela Rindu - Pacarku Beristri Justin Bieber - Boyfriend Sule feat Andre - Smile U Don't Cry Dadido - Aca Aca Nehi Nehi Salju - ABCD (Abang Cinta Denganmu)

soal perbaikan Ulangan kenaikan kelas 8, Elektronika

time is over.... Dikerjakan dan hasilnya dikirim. caranya kirimkan identitas nama dan email sesuai yang diisikan pada pengerjaan soal, via SMS ke 02747002744

Latihan soal UKK elektronika sem genap

Layanan latihan soal akan ditutup tanggal 19 Juni 2012 jam 05:00

Soal Remidi Elektronika Mid Semester Genap 2012

Remidi TIK 8A

------ Dikerjakan dan hasilnya dikirim. caranya kirimkan identitas nama dan email sesuai yang diisikan pada pengerjaan soal,beserta skor yang diperoleh via SMS ke 02747002744
/* BEGIN mouse step 2 */ /* END mouse step 2 */ /* heart */ /* end heart */